BUDIDAYA IKAN DALAM KERAMBA DISUNGAI
MAKALAH
BUDIDAYA
IKAN DALAM KERAMBA DISUNGAI
OLEH
:
FAJAR
YOGATAMA,S.Pd.
MADRASAH
IBTIDAIYAH HIDAYATUL ISLAM
NGENDUT
UTARA PUCANGANOM KEBONSARI MADIUN
TAHUN
PELAJARAN 2019/2020
KATA
PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat
Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “Budidaya Ikan Keramba di sungai
’’
Terima kasih penulis ucapkan kepada ibu Suciati S.Pd.I selaku kepala MI Hidayatul
Islam dan Teman-teman Guru MI Hidayatul Islam
berperan aktif membantu penulis .
Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini ini masih
jauh dari sempurna. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari
pembaca yang sifatnya membangun guna menyempurnakan makalah ini.
Semoga dengan adanya
makalah ini dapat
bermanfaat bagi pembaca dan dapat
menyadarkan suswa – siswi MI
Hidayatul Islam Ngendut Utara Pucanganom Kebonsari untuk memanfaatkan air sungai
dengan budidaya ikan.
Madiun,13 Agustus 2019
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL.......................................................................................
i
LEMBAR PENGESAHAN.............................................................................
ii
KATA
PENGANTAR..................................................................................... iii
DAFTAR ISI....................................................................................................
iv
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Masalah..........................................................................
1
1.2 Tujuan....................................................................................
…………..1
1.3 Manfaat
.................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Metode Keramba…………………….................................... 2
2.2 Cara Budidaya dengan Metode
Keramba ................................................ 2
2.3 Jenis-jenis Keramba………………………….......................................... 2
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan.............................................................................................
…4
3.2
Saran.......................................................................................................... 4
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………6
LAMPIRAN……………………………………………………………………..7
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Budidaya ikan merupakan salah satu cara yang digunakan untuk
mengembangkan ikan. Proses budidaya ikan tentu memerlukan wadah sebagai tempat
pembenihan, pembibitan, pembesaran, hingga proses panen tiba. Salah satu metode
yang dilakukan untuk proses budidaya ikan adalah dengan metode keramba.
Keramba adalah wadah budi daya ikan berupa kandang yang terbuat dari bambu atau papan kayu yang ditempatkan di badan
sungai, danau, maupun laut.
1.2. Tujuan
Tujuan
dari pembuatan makalah ini adalah :
1. Mengetahui cara
budidaya ikan dengan metode keramba
2. Mengetahui jenis-jenis
keramba
3. Dapat mengetahui
metode keramba apa yang sesuai untuk budidaya ikan tertentu
1.3. Manfaat
Manfaat
yang akan didapatkan dari makalah ini adalah :
1. Mengetahui pengertian
metode keramba
2. Mampu mengetahui jenis
dan ragam metode keramba
3. Dapat membudidayakan
ikan dengan metode keramba
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian
Metode Keramba
Keramba adalah wadah budi daya ikan berupa kandang yang terbuat dari bambu atau papan kayu yang ditempatkan di
badan sungai. Keramba umumnya ditempatkan di
sungai sehingga air sungai dapat mengalir melewati keramba dan air di dalam
keramba senantiasa bersirkulasi mengikuti arus air. Keramba bambu dapat
ditempatkan tenggelam maupun mengapung sebagian, dan masing-masing dilakukan
sesuai kebutuhan. Di perairan yang dalam dan luas, keramba ditempatkan
mengapung sebagian dengan bantuan pelampung.
2.2. Cara Budidaya dengan
Metode Keramba
Cara pemasangan atau penempatan
keramba, secara umum , dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
1. Keramba terendam
secara keseluruhan. Pemasangannya direndam dalam air kurang lebih 20 cm di
bawah permukaan air. Keramba ini sesuai untuk perairan yang sempit dan tidak
begitu dalam. Mempunyai tiga sisi, dua sisi melintang arus dan satu sisi
sejajar arus.
2. Keramba terendam
sebagian, kurang lebih 10 Cm berada di atas permukaan air. Mempunyai enam sisi,
di mana terdiri dari empat sisi, dimana terdiri dari empat sisi memanjang dan
dua sisi melintang, jenis keramba ini cocok untuk dipasang di perairan yang
dalam dan luas seperti di sungai, danau, waduk dan rawa.
3. Keramba pagar
berbentuk pagar keliling yang langsung ditancapkan ke dasar air.
Keramba ini harus selalu digenangi air, baik pada waktu air pasang maupun air
surut. Pada umumnya dikembangkan oleh penduduk yang tinggal di rumah terapung.
2.3. Jenis – jenis Keramba
A. Keramba
Jaring Apung Bulat
Seperti namanya, keramba ini berbentuk bulat dengan diameter
10 hingga 50 meter, tergantung kebutuhan. Keramba jenis ini biasa digunakan
pembudidaya di laut. Namun, ada beberapa pembudidaya yang menggunakannya di
waduk atau danau karena memiliki kedalaman yang cukup dan area yang luas.
Keramba berukuran 20 meter ke atas dirancang khusus untuk budidaya berskala
besar. Jenis ikan yang biasa dipelihara pada keramba ukuran ini seperti ikan
kakap putih atau barramundi, kerapu, dan berbagai jenis ikan tuna. Adapula
keramba jaring apung bulat dengan diameter berkisar 8—15 meter, yang dirancang
untuk budidaya industri kecil dan menengah. Jenis keramba dengan ukuran ini
juga bisa digunakan untuk budidaya ikan laut seperti ikan kakap putih dan ikan
bawal bintang. Selain itu juga digunakan untuk budidaya ikan air tawar seperti
ikan mas (carp) dan ikan nila (nile tilapia).
B. Keramba
Jaring Kotak
Keramba jenis ini banyak digunakan di media air tawar,
misalnya danau atau waduk. Bentuknya yang berupa kotak berpetak-petak
memungkinkan pembudidaya memelihara berbagai jenis ikan dalam satu blok
keramba. Jenis ikan yang dibudidaya dalam keramba ini seperti ikan nila, ikan
mas, ikan lele, ikan bandeng, dan jenis lainnya. Tidak menutup kemungkinan
penggunaan keramba jenis ini di laut. Budidaya ikan keramba jaring apung
merupakan salah satu cara budidaya pembesaran ikan yang efisien dan efektif.
Model sistem budidaya ini telah terbukti lebih efisien, baik secara teknis
maupun ekonomis. Dengan luasan media yang sempit, pembudidaya bisa melipat
gandakan hasil panen ikan tanpa harus menambah biaya yang besar. Pola yang di pakai
adalah mengintensifkan pola budidaya ikan tersebut. Meskipun berbiaya tinggi,
keuntungan yang diperoleh pun lebih tinggi.
C. Keramba
Jaring Apung Oktagonal
Keramba
jaring apung oktagonal merupakan jenis lain dari keramba jaring apung. Keramba
ini memberikan volume budidaya ikan yang jauh lebih besar dibanding keramba
jaring apung bulat dan kotak sehingga cocok digunakan untuk memelihara
ikan-ikan perenang cepat seperti ikan bandeng, ikan bawal bintang, dan kakap
putih. Keramba jenis ini didesain kuat dan lentur sehingga mampu menghadapi
ombak laut hingga ketinggian 2 hingga 3 meter.
Alat apung dan komponen-komponen keramba jaring apung
Oktagonal biasanya terbuat dari bahan Prime Grade Polyethylene
(PE) dengan anti-UV yang ramah
lingkungan. Tidak menggunakan styrofoam atau bahan yang mencemari
lingkungan, baik di dalam maupun di luar alat apung. Keramba jaring apung
Oktagonal juga menggunakan sistem Completely Knock Down, terdiri
dari alat apung dan komponen-komponen yang dapat dirangkai menjadi keramba yang
utuh dan dapat dibongkar kembali dengan mudah tanpa merusak keramba. Dengan
begitu, pembudidaya dimudahkan saat ingin memindahkan lokasi budidayanya.
BAB III
PENUTUP
3.1.KESIMPULAN
Keramba adalah wadah budi daya ikan berupa kandang yang terbuat dari bambu atau papan kayu yang ditempatkan di
badan sungai. Cara pemasangan atau
penempatan keramba, secara umum , dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
1. Keramba
terendam secara keseluruhan. Pemasangannya direndam dalam air kurang lebih 20
cm di bawah permukaan air. Keramba ini sesuai untuk perairan yang sempit dan
tidak begitu dalam. Mempunyai tiga sisi, dua sisi melintang arus dan satu sisi
sejajar arus.
2. Keramba terendam
sebagian, kurang lebih 10 Cm berada di atas permukaan air. Mempunyai enam sisi,
di mana terdiri dari empat sisi, dimana terdiri dari empat sisi memanjang dan
dua sisi melintang, jenis keramba ini cocok untuk dipasang di perairan yang
dalam dan luas seperti di sungai, danau, waduk dan rawa.
3. Keramba
pagar berbentuk pagar keliling yang langsung ditancapkan ke dasar
air. Keramba ini harus selalu digenangi air, baik pada waktu air pasang maupun
air surut. Pada umumnya dikembangkan oleh penduduk yang tinggal di rumah
terapung.
Budidaya dengan metode Keramba dapat
dibedakan menjadi tiga, yaitu :
1. Keramba
Jaring Apung Bulat
2. Keramba
Jaring Kotak
3. Keramba
Jaring Apung Oktagonal
3.2 SARAN
1.Jangan membuang sampah sembarangan
disungai
2.Marilah kita memanfaatakan air
sungai dengan membuat keramba untuk budidaya ikan
DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia. 2016. Keramba. https://id.wikipedia.org/wiki/Keramba
Anonim. 2016. Mengenal Ragam Jenis
Keramba Jaring Apung. http://infoakuakultur.com/blog/mengenal-ragam-jenis-keramba-jaring-apung-kja/
Laras,Ardian. 2014. Sistem
Pemeliharaan Ikan Pada Keramba Jaring Tancap. http://aridianlarass.blogspot.co.id/2014/12/sistem-pemeliharaan-budidaya-ikan-pada.html
Anonim. 1996. Surat Kabar Menuju
Pertanian Tangguh Pembudidayaan Ikan Dengan Keramba
LAMPIRAN
Guru bersama siswa sedang membuat keramba ikan dengan memanfaatkan aliran air sungai yang berada di lingkungan madrasah
Guru bersama
siswa sedang memberi makan ikan di
keramba yang berada di lingkungan madrasah.




Komentar
Posting Komentar